BRMP Sistem Gelar Evaluasi Tengah Tahun ICARE 2026 untuk Perkuat Sinergi dan Capaian Program
(29/06/2026) Bogor – Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) menyelenggarakan **Evaluasi Tengah Tahun Kegiatan ICARE Tahun 2026** pada Senin (29/6) di Ruang Rapat Bisbul Lantai II BRMP Sistem, Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Tim ICARE BRMP Sistem sebagai forum evaluasi capaian program sekaligus memperkuat koordinasi dalam mendukung keberhasilan implementasi kegiatan ICARE Tahun 2026.
Kegiatan diawali dengan pemaparan perkembangan pelaksanaan Program ICARE Tahun 2026 oleh **Ketua Kelompok Program, Evaluasi, dan Pengembangan Teknologi (Kapoksi PE)**. Pada kesempatan tersebut disampaikan gambaran umum capaian program selama semester pertama, perkembangan pelaksanaan kegiatan pada masing-masing komponen, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian dalam implementasi Program ICARE. Paparan tersebut menjadi dasar pelaksanaan evaluasi bersama sekaligus acuan dalam penyusunan strategi percepatan pelaksanaan kegiatan pada semester kedua.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing penanggung jawab komponen yang dipimpin oleh Ketua Kelompok Program Strategis dan Kemitraan Pertanian (Kapoksi KPSKP). Setiap penanggung jawab menyampaikan perkembangan pelaksanaan kegiatan, capaian yang telah diperoleh, kendala yang dihadapi di lapangan, serta rencana tindak lanjut untuk memastikan seluruh target Program ICARE Tahun 2026 dapat tercapai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Pada sesi evaluasi, Komponen A membahas pengembangan platform pemangku kepentingan publik-swasta, peningkatan layanan publik untuk mendukung rantai nilai, fasilitasi pembentukan korporasi petani, penguatan kapasitas teknis, bisnis, keuangan, dan organisasi petani, serta penyusunan rencana bisnis korporasi petani yang layak. Komponen B difokuskan pada penguatan kapasitas pelaku rantai nilai dan peningkatan kapasitas personel sektor publik, sedangkan Komponen C membahas aspek manajemen program, monitoring dan evaluasi, serta knowledge management sebagai bagian dari penguatan tata kelola pelaksanaan Program ICARE.
Setiap sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi bersama tim evaluator, konsultan, dan seluruh peserta. Berbagai masukan, saran, serta rekomendasi konstruktif disampaikan untuk menyempurnakan pelaksanaan kegiatan pada masing-masing komponen, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam merumuskan strategi implementasi program yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Menutup kegiatan, *Kepala Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian, Dr. Ir. H. Muhammad Thamrin, M.Si.,** menegaskan bahwa rapat evaluasi tengah tahun merupakan momentum yang sangat penting untuk memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan ICARE Tahun 2026 tetap berada pada jalur yang telah direncanakan bersama. Beliau berharap seluruh penanggung jawab kegiatan maupun penanggung jawab komponen mampu mengawal setiap tahapan pelaksanaan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan komitmen sehingga seluruh target program dapat dicapai sesuai perencanaan.
Beliau juga mengingatkan agar kehadiran tim konsultan dimanfaatkan secara maksimal sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program. Komunikasi yang intensif, terbuka, dan konstruktif antara penanggung jawab kegiatan, tim pelaksana, konsultan, dan evaluator perlu terus dibangun agar implementasi kegiatan tetap sejalan dengan tujuan yang telah disepakati. Setiap masukan, evaluasi, maupun rekomendasi dari tim evaluator dan konsultan diharapkan menjadi bahan penyempurnaan sehingga kualitas pelaksanaan kegiatan semakin baik.
Menurut Dr. Ir. H. Muhammad Thamrin, M.Si., Program ICARE merupakan program strategis yang mendapat perhatian dan pemantauan secara langsung. Oleh karena itu, seluruh tim memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kinerja terbaik melalui pelaksanaan program yang profesional, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Beliau menegaskan bahwa tujuan utama Program ICARE bukan sekadar menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan, tetapi menghasilkan model bisnis korporasi petani yang sesuai dengan karakteristik wilayah, memperkuat rencana bisnis yang kompetitif, serta membangun strategi implementasi yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh tim untuk memiliki pemahaman, visi, dan komitmen yang sama dalam menjalankan program. Setiap rencana yang telah disusun bersama harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan di lapangan. Apabila masih ditemukan kekurangan atau hal-hal yang belum sesuai, seluruh tim diharapkan segera melakukan penyempurnaan selama masih terdapat kesempatan untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan.
Beliau juga mendorong seluruh penanggung jawab agar terus terbuka terhadap berbagai masukan dari konsultan, evaluator, maupun pihak-pihak yang memiliki pengalaman dan kepakaran di bidang kelembagaan, pengembangan bisnis, serta strategi implementasi kegiatan. Dengan semangat kolaborasi dan sinergi yang kuat, Program ICARE diharapkan mampu menghasilkan model korporasi petani yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.
Melalui Evaluasi Tengah Tahun ICARE 2026 ini, BRMP Sistem menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas implementasi program melalui evaluasi yang berkelanjutan, penguatan koordinasi, serta tindak lanjut terhadap seluruh rekomendasi yang dihasilkan. Hasil evaluasi diharapkan menjadi landasan dalam mengoptimalkan pencapaian target Program ICARE Tahun 2026 sekaligus mendukung terwujudnya model korporasi petani yang mampu mendorong pembangunan pertanian Indonesia yang modern, maju, dan berkelanjutan.