BBPSMP Perkuat Kapasitas Pelaku Rantai Nilai Pertanian melalui Program I-CARE
Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BBPSMP) melaksanakan kegiatan koordinasi dan monitoring outcome kepada alumni peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahun 2025 di Desa Marga Kencana Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, pada 1–3 Juli 2026.
Pendekatan ini diarahkan untuk mengisi gap layanan dalam rantai nilai sehingga intervensi antar sub komponen tidak tumpang tindih namun saling menguatkan.
Koordinasi bersama Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Tulang Bawang Barat membahas kesiapan pelaksanaan kegiatan lanjutan di Desa Marga Kencana. Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi pusat pelaksanaan demplot dan pengembangan korporasi petani dengan dukungan pemerintah daerah serta kelompok tani setempat.
Tim BBPSMP juga melakukan pendampingan lapangan bersama penyuluh pertanian dengan mengunjungi kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Hasil pendampingan menunjukkan adanya komitmen dan antusiasme kelompok dalam mendukung pengembangan usaha agribisnis, penguatan kelembagaan, serta pembentukan korporasi petani secara bertahap.
Selain itu, hasil diskusi bersama KWT mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas pada aspek pengemasan (packaging), branding, dan pemasaran produk. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan pendapatan usaha kelompok.
Melalui kegiatan ini, BBPSMP juga memperoleh informasi mengenai kesiapan lokasi, kebutuhan pelaksanaan bimbingan teknis dan demplot, serta potensi pengembangan korporasi petani sebagai dasar penyusunan program pendampingan yang lebih tepat sasaran.
Ke depan, BBPSMP akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan melalui koordinasi berkelanjutan, penyusunan materi bimbingan teknis berbasis kebutuhan, serta pendampingan dalam penguatan kelembagaan dan pengembangan korporasi petani guna mendukung terwujudnya sistem pertanian yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.