BRMP Sistem Perkuat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan LTT dan PM-AAS Hadapi El Niño di Bulukumba
BULUKUMBA, 17 Oktober 2026– Penguatan koordinasi dan konsolidasi penyuluh pertanian menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan pelaksanaan program PM-AAS di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pencapaian target program berjalan optimal sekaligus memperkuat kesiapan sektor pertanian dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Niño.
Koordinasi dan konsolidasi tersebut dipimpin oleh Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si., didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Bulukumba dan Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Bulukumba. Kegiatan yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bontobahari pada Sabtu (17/10) ini melibatkan para koordinator penyuluh dari seluruh kecamatan serta penyuluh pertanian di Kabupaten Bulukumba untuk menyatukan langkah dalam mengawal percepatan capaian LTT dan PM-AAS.
Dalam pelaksanaannya, koordinasi berlangsung efektif melalui diskusi dan penyampaian perkembangan dari masing-masing penyuluh di wilayah kerja mereka. Setiap penyuluh menyampaikan progres pelaksanaan program, upaya yang telah dilakukan, serta berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Pertukaran informasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pemahaman, memetakan perkembangan capaian, dan menyelaraskan strategi percepatan antarkecamatan.
Para penyuluh pertanian terus berupaya mencapai target melalui pendampingan petani, identifikasi potensi lahan, pemantauan perkembangan tanam, serta konsolidasi secara berkelanjutan dengan koordinator dan pemangku kepentingan terkait. Sinergi ini diperlukan agar setiap perkembangan dapat terpantau, kendala segera ditindaklanjuti, dan langkah percepatan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan. Dalam menghadapi El Niño, upaya tersebut juga perlu memperhatikan ketersediaan air dan ketepatan waktu tanam untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian.
Melalui penguatan koordinasi dan konsolidasi yang berkesinambungan, seluruh penyuluh di Kabupaten Bulukumba diharapkan semakin solid dalam mengawal capaian LTT dan pelaksanaan PM-AAS. Komitmen bersama untuk terus menyampaikan perkembangan, menyelaraskan strategi, dan mengoptimalkan pendampingan petani menjadi modal penting dalam mendorong pencapaian target program serta mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bulukumba secara berkelanjutan.